Suci, 11 Februari 2026 — Ribuan jamaah memadati Lapangan Rumah Sakit Bayt Al-Musa’adah (RSBM) Mambaus Sholihin pada Rabu malam (11/2/2026) dalam rangka mengikuti kegiatan Tabligh Akbar dan Suci Bersholawat. Acara yang berlangsung sejak pukul 19.30 hingga 22.30 WIB ini terselenggara dengan khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Pondok Pesantren Mambaus Sholihin bersama Majelis Al Wafa’ Bi Ahdillah Indonesia, serta menggandeng Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (NU) Suci dan Pengurus Pusat HIMAM. Sinergi antar lembaga ini menunjukkan kuatnya kolaborasi dakwah dan ukhuwah di tengah masyarakat.

Secara umum, Tabligh Akbar dan Suci Bersholawat ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Ijtima’ Fashli ke-33 Majelis Al Wafa’ Bi Ahdillah. Majelis Al Wafa’ Bi Ahdillah sendiri merupakan organisasi dakwah yang diinisiasi dan digerakkan oleh para alumni Dar Al-Musthafa Tarim, Yaman, di bawah asuhan Al-Habib Umar bin Hafidz bin Salim. Organisasi ini konsisten mengembangkan dakwah berbasis kecintaan kepada Rasulullah ﷺ, penguatan akhlak, serta pembinaan spiritual masyarakat.
Pelaksanaan kegiatan ini juga memiliki momentum yang sangat strategis, yakni sebagai bagian dari persiapan menyambut datangnya bulan suci Ramadhan yang tinggal menghitung hari. Para penceramah menekankan pentingnya membersihkan hati, memperbanyak sholawat, serta memperkuat komitmen ibadah sebagai bekal memasuki bulan penuh rahmat dan ampunan tersebut.
Pemilihan Lapangan RSBM sebagai lokasi kegiatan bukan tanpa makna. Penempatan acara di kawasan pembangunan Rumah Sakit Bayt Al-Musa’adah sekaligus menjadi bentuk pengenalan kepada masyarakat luas mengenai progres pembangunan rumah sakit yang telah dimulai sejak akhir tahun 2022. Selain itu, momentum ini juga dimaksudkan sebagai upaya memohon doa dan dukungan dari para habaib, masyayikh, serta seluruh jamaah agar proses pembangunan rumah sakit tersebut dapat berjalan lancar dan membawa keberkahan.
Sejak sore hari, jamaah mulai berdatangan dari berbagai daerah. Mereka terdiri dari keluarga besar Pondok Pesantren Mambaus Sholihin, para alumni, simpatisan Majelis Al Wafa’ Bi Ahdillah, hingga masyarakat umum. Antusiasme yang tinggi membuat lapangan RSBM dipadati lautan manusia yang hadir dengan penuh kekhusyukan dan kecintaan kepada Rasulullah ﷺ. Tidak hanya itu, lebih dari 300 peserta Ijtima’ Fashli turut hadir dan menempati barisan depan panggung bersama para habaib dan masyayikh. Kehadiran mereka semakin menambah kekhidmatan suasana dan mempertegas bahwa kegiatan ini merupakan momentum konsolidasi dakwah sekaligus silaturahmi antar pegiat majelis.

Acara dibuka dengan lantunan sholawat yang dipimpin oleh Habib Muhammad bin Idrus Al Jufri, diiringi oleh tim Hadrah Ahbabul Musthofa Lamongan. Alunan sholawat yang menggema di tengah malam Suci menciptakan suasana haru dan penuh spiritualitas, mengajak seluruh jamaah untuk larut dalam mahabbah kepada Nabi Muhammad ﷺ. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dan tausiyah dari sejumlah habaib dan tokoh yang hadir, di antaranya Habib Jindan bin Novel bin Jindan dari Jakarta, Habib Ahmad Mujtaba bin Sahab dari Jakarta, Habib Ahmad Jamal Baaqil, serta Lora Ismael Al Kholily dari Bangkalan. Dalam tausiyahnya, para penceramah mengingatkan pentingnya menjaga keistiqamahan dalam majelis ilmu dan sholawat, memperkuat ukhuwah, serta menumbuhkan kepedulian sosial sebagai wujud nyata pengamalan ajaran Islam.
Di tengah acara, Majelis Al Wafa’ Bi Ahdillah melalui ketuanya, Habib Ahmad Jamal Baaqil, secara simbolis menyerahkan donasi untuk pembangunan Rumah Sakit Bayt Al-Musa’adah sebesar Rp60.000.000. Penyerahan donasi tersebut menjadi salah satu momen penting dalam acara, sekaligus bukti nyata dukungan terhadap pembangunan fasilitas kesehatan yang diharapkan dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Sambutan atas nama keluarga besar Pondok Pesantren Mambaus Sholihin disampaikan oleh Habib Hadi bin Abdul Qodir Al Idrus dari Pasuruan. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada para habaib, masyayikh, serta pengurus Majelis Al Wafa’ Bi Ahdillah yang telah berkenan hadir dan membersamai kegiatan tersebut. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh panitia serta berbagai pihak yang telah bekerja keras demi terselenggaranya acara dengan lancar dan tertib.
Kegiatan Tabligh Akbar dan Suci Bersholawat kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Habib Thohir Al Atthos dari Tarim, Yaman. Doa yang dipanjatkan malam itu menjadi penutup yang syahdu, memohon keberkahan bagi seluruh jamaah, kelancaran pembangunan Rumah Sakit Bayt Al-Musa’adah, serta kemudahan dalam menyambut dan menjalani bulan suci Ramadhan.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan, kecintaan kepada Rasulullah ﷺ, serta kepedulian sosial semakin tumbuh dan mengakar di tengah masyarakat. Momentum ini bukan sekadar pertemuan akbar, melainkan juga penguat komitmen dakwah dan pelayanan umat yang terus diupayakan oleh Pondok Pesantren Mambaus Sholihin bersama seluruh elemen yang terlibat.
Mambaus Sholihin Situs Resmi Pondok Pesantren Mambaus Sholihin Desa Suci Kecamtan Manyar Kabupaten Gresik