Home / Agenda Pondok / UNTUK PENGEMBANGAN METODE PEMBELAJARAN ILMU ALAT, PESANTREN ADAKAN TRAINING METODE AL-MIFTAH SIDOGIRI

UNTUK PENGEMBANGAN METODE PEMBELAJARAN ILMU ALAT, PESANTREN ADAKAN TRAINING METODE AL-MIFTAH SIDOGIRI

Darun Nadwah Rusyaifah (Aula serbaguna Pondok Pesantren Mambaus Sholihin) diadakan Diklat mengajar kitab kuning metode AL- MIFTAH Pondok Pesantren Sidogiri Pasuruan untuk sesi kedua pada Kamis, 27/12/2019. Adapun pesertanya adalah dari semua tenaga pengajar Putri Pondok Pesantren Mambaus Sholihin.

Acara Training sebelumnya dibuka dengan sambutan mewakili ketua panitia (Ustadz Najih Baihaqi, Lc., MA.) yang mana beliau dalam sambutannya beliau menyampaikan supaya semua peserta bisa mengikuti acara diklat ini sampai selesai, supaya bisa mengamalkan dan menggunakan metode AL-MIFTAH kepada anak didiknya di kelas.

Perlu diketahui bahwa metode Al-Miftah adalah metode baca kitab kuning yang diciptakan dan dikembangkan oleh Pesantren Sidogiri, Pasuruan. Sebagaimana disebutkan oleh ketua tim pelatih yang datang ke IAI Al-Qolam, Ustaz Qusyairi, Al-Miftah mulai diterapkan sejak sembilan tahun yang lalu, tepatnya tahun 2010, dan hingga kini sudah mengalami berkali-kali pengemabangan.

“Penerapan metode Al-Miftah ini berangkat dari kegelisahanan para kiai dan pengasuh Sidogiri yang melihat gejala lamanya jangka waktu untuk mencapai target pembelajaran. Misalnya, target kemampuan siswa membaca kitab Fath al-Qarib, waktu pencapaiannya sangat panjang. Oleh karena itulah metode ini lahir untuk menyelesaikan masalah itu,” tutur Ustaz Qusyairi.

Setelah acara pembukaan selesai dilanjut acara diklat yang langsung dipimpin oleh team dari AL-MIFTAH Sidogiri dalam pembukaan di sampaikan oleh ketua team yakni Ustadz Qusyairi Ismail bahwa Ilmu yang menopang kemampuan ini adalah nahwu dan sharaf. Ilmu nahwu adalah ilmu kaidah bahasa Arab yang membahas tentang keadaan akhir kata di dalam kalimat dan perubahan yang terjadi padanya. Adapun ilmu sharaf adalah ilmu kaidah bahasa Arab yang membahas pembentukan kata sebelum disusun ke dalam kalimat. Kedua ilmu ini sangat penting untuk dipelajari.

Dan dilanjut dengan penyampaian materi-materi Diklat sesuai rundown acara yang telah ditentukan panitia, semoga dengan diadakannya Diklat ini pendidikan pondok pesantren bisa lebih maju terutama dalam bidang ilmu alat.